Defrag Laptop dan PC Dengan Aplikasi Bawaan Windows

Defrag Laptop dan PC Dengan Aplikasi Bawaan Windows - Pada kesempatan kali ini saya akan membahas  tentang bagaimana cara melakukan defrag pada laptop dan pc menggunakan aplikasi bawaan dari windows. 


Defrag disk membuat data-data yang berceceran dalam harddisk disatukan dalam tempat yang sama atau dekat. Umumnya, hard disk komputer memiliki pola berputar sehingga harddisk meletakkan data di tempat yang berbeda ketika menulis data baru dimana blok-blok data diciptakan sesuai dengan urutan perintah yang diberikan.


Nah, pada saat proses defragging, blok-blok data yang sudah terbuat tersebut dikumpulkan secara berurutan kembali sehingga membaca data menjadi lebih mudah. Hal ini juga menghapus jarak antar file data yang berada dalam harddisk sehingga mempercepat kerja laptop.

Windows memiliki tools sendiri untuk defrag disk yaitu Defragment and Optimize Drives. Windows 10, 8 dan 7, biasanya telah diatur secara otomatis untuk menjalankan defragment disk yang berjalan setiap minggu secara default. Namun pengaturan tersebut tidak selalu berjalan secara rutin maka Anda harus melakukan defragment lewat fitur yang ada secara manual.

Tapi, bagi Anda yang memakai SSD (Solid State Drive), Anda tidak perlu melakukan defragment atau menggunakan software tambahan untuk mempercepat disk penyimpanan Anda. Pertanyaannya adalah bagaimana cara melakukan defrag disk secara manual melalui tools yang ada di Windows?

Mari perhatikan langkah-langkah cara defrag laptop / komputer dengan tool bawaan Windows dibawah ini.

1. Buka This PC kemudian klik kanan pada disk yang akan didefrag dan pilih Properties seperti yang ditunjuk oleh panah pada gambar dibawah ini.

2. Pada jendela Properties, pilih tab Tools. Pada bagian Optimize and defragment drive, klik tombol Optimize seperti yang ditunjuk oleh panah pada gambar dibawah ini.

3. Selain dengan cara diatas, Anda bisa membuka tools defragment melalui menu Start. Ketik “Defragment” maka akan muncul fitur Defragment and Optimize Drives. Klik fitur tersebut.

4. Setelah jendela Optimize Drives terbuka, pilih disk yang akan didefrag. Lalu, klik tombol Analyze untuk menganalisa seberapa besar fragment yang dihasilkan dengan begitu kita akan mengetahui perlu tidaknya disk tersebut di-defrag.

Catatan: Menurut beberapa sumber, angka idealnya adalah tetap di bawah 5%. Jika lebih dari 5% maka sebaiknya dilakukan defrag. Meskipun begitu, tidak ada angka pasti berapa % fragmen yang mengharuskan kita untuk melakukan defrag disk.

5. Tunggu sampai proses analisis selesai. Setelah itu, Anda dapat melihat fragment yang dihasilkan yaitu sekitar 3%. Untuk melakukan defrag, klik tombol Optimize untuk memulai proses defragment.

6. Tunggu hingga proses defrag selesai. Jika proses sudah selesai, biasanya fragmen disk akan kembali ke 0%.

Demikian artikel mengenai Defrag Laptop dan PC Dengan Aplikasi Bawaan Windows semoga bermanfaat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel